50+ Kata-kata Motivasi Hidup Islami Singkat Tapi Bermakna Bahasa Arab

Kata-kata Motivasi Hidup Islami Singkat Tapi Bermakna Bahasa Arab

Hidup ini berliku-liku, kadang naik, kadang turun. Namun, sebagai umat Islam, kita percaya bahwa Allah selalu memberikan jalan keluar bagi hamba-Nya yang beriman dan bertakwa. Untuk itu, kita harus selalu memotivasi diri sendiri untuk terus berjuang meraih apa yang menjadi tujuan hidup kita.

Berikut ini adalah beberapa contoh kata-kata motivasi hidup Islami singkat tapi bermakna dalam Bahasa Arab yang bisa menjadi inspirasi bagi kita semua dalam menghadapi rintangan dan mencapai kesuksesan:

1. فتوكل على الله ولا تحزن (Fatawakkal ‘ala Allah wa la tahzan) – Percayalah pada Allah dan jangan bersedih.
2. إنما الأمور بالنيات (Innama al-amalu bi al-niyyat) – Sesungguhnya segala perbuatan tergantung pada niatnya.
3. الحمد لله على كل حال (Alhamdulillah ‘ala kulli haal) – Segala puji hanya untuk Allah dalam segala keadaan.
4. ومن يتق الله يجعل له مخرجا (Wa man yattaqi Allaha yaj’al lahu makhrajan) – Siapa yang bertakwa kepada Allah, maka Dia akan memberikan jalan keluar baginya.
5. لا يكلف الله نفسا إلا وسعها (La yukallifu Allahu nafsan illa wus’aha) – Allah tidak membebani seseorang melebihi kesanggupannya.
6. اصبروا فإن الله مع الصابرين (Ishbiru fa inna Allaha ma’a al-sabirin) – Bersabarlah, karena Allah bersama orang-orang yang sabar.
7. ولا تهنوا ولا تحزنوا وأنتم الأعلى إن كنتم مؤمنين (Wa la tahinu wa la tahzanu wa antum al-a’laa in kuntum mu’minin) – Jangan lemah dan jangan bersedih, karena kamu yang paling tinggi jika kamu beriman.
8. وَ لَا تَقُولَنَّ لِشَيْءٍ إِنِّي فَاعِلٌ ذَٰلِكَ غَدًا إِلَّا أَن يَشَاءَ اللَّهُ (Wa la taqulananna li syai’in inni fa’ilun dzaalika ghadaa illa an yasya Allah) – Jangan pernah berkata bahwa kamu akan melakukan sesuatu besok, kecuali jika Allah menghendakinya.
9. فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (Fa-inna ma’al ‘usri yusra) – Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan.
10. اللَّهُمَّ إِنَّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ وَ تَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ وَ فُجَاءَةِ نِقْمَتِكَ وَ جَمِيعِ سَخَطِكَ (Allahumma inni a’udhu bika min zawali ni’matika wa tahawwuli ‘afiyatika wa fujaa’ati niqmatika wa jami’i sakhatika) – Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari hilangnya nikmat-Mu, perubahan kesehatan-Mu, serta kemarahan-Mu yang tiba-tiba dan segala amarah-Mu.
11. إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الصَّابِرِينَ (Inna Allaha yuhibbu al-sabirin) – Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang sabar.
12. وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ (Wa Allahu ghaforun rahim) – Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
13. وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلاَةِ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلاَّ عَلَى الْخَاشِعِينَ (Wa sta’inu bi al-sabri wa al-salati wa inna ha la kabiratun illa ‘ala al-khashi’in) – Minta tolonglah dengan sabar dan shalat. Dan sesungguhnya itu sangat berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’.
14. فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (Fabii ayyi aalaa’i Rabbikuma tukadzdzibaan) – Maka nikmat Tuhan kalian yang manakah yang kalian dustakan?
15. إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ (Innama yakhsha Allaha min ibadihi al-‘ulamaa) – Hanya orang-orang yang berilmu yang takut kepada Allah.
16. إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ (Inna Allaha ma’a al-sabirin) – Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.
17. أَفَمَنْ أَسَّسَ بُنْيَانَهُ عَلَىٰ تَقْوَىٰ مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٍ خَيْرٌ أَم مَّنْ أَسَّسَ بُنْيَانَهُ عَلَىٰ شَفَا جُرُفٍ هَارٍ فَانْهَارَ بِهِ فِي نَارِ جَهَنَّمَ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ (Afaman asasa bunyana hu ‘ala taqwa min Allahi wa ridwanin khairun am man asasa bunyana hu ‘ala shafa jurufin harin fanhar bihi fi nari Jahannam wa Allahu la yahdi al-qawma al-zhalimin) – Adakah orang yang menyusun bangunannya dengan dasar taqwa kepada Allah dan keridhaan-Nya lebih baik, ataukah orang yang menyusun bangunannya di atas tepi jurang yang labil, sehingga runtuh ke dalam neraka Jahannam? Dan Allah tidak akan memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.
18. لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ (La hawla wa la quwwata illa bi Allah) – Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.
19. وَقُلْ رَّبِّ أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَل لِّي مِن لَّدُنكَ سُلْطَانًا نَّصِيرًا (Wa qul Rabbi adkhilni mudkhala sidqi wa akhrijni mukhraja sidqi wa-j’al li min ladunka sultanan nasira) – Dan katakanlah: Ya Tuhanku, masukkanlah aku dengan masuk yang benar, dan keluarkanlah aku dengan keluar yang benar, dan jadikanlah aku mempunyai kekuatan yang menolong