Arti bounce rate pada website

Kata bounce rate biasanya menjadi salah satu bahan perbincangan para blogger karena menjadi salah satu tolak ukur seberapa baik web yang mereka miliki.

Mungkin masih ada yang asing dengan istilah bounce rate. Lalu apa itu bounce rate ? Bounce rate adalah jumlah persentase pengunjung yang meninggalkan halaman web setelah membuka satu halaman saja.

Contohnya pengunjung hanya masuk ke dalam satu halaman artikel saja, setelah itu dia tidak membuka link lainnya entah karena kurang tertarik atau materi yang di cari tidak sesuai, kemudian pengunjung meninggalkan halaman web tersebut maka hal tersebut di hitung sebagai bounce rate.

Secara umum semakin kecil bounce rate semakin baik website itu pula, kenapa demikian ? hal ini mengartikan bahwa banyak artikel terkait yang membuat pengunjung tertarik sehingga melakukan klik lebih dari satu halaman.


Tetapi hal tersebut tidak berlaku untuk website yang hanya memiliki satu halaman saja. Jika web tersebut hanya memiliki satu halaman saja sudah tentu bounce rate nya bisa menjadi 100%. Lalu apakah itu buruk ? tentu tidak. mungkin pemilik blog bisa memasang banyak iklan di satu halaman tersebut jadi meskipun bounce rate nya tinggi, tetapi tidak merugikan pemilik website.

Intinya bounce rate menjadi tolak ukur untuk website yang memiliki halaman lebih dari satu halaman.

Berapa idealnya bounce rate ?

Idealnya bounce rate adalah 20% ke bawah. Rumus untuk mencari bounce rate adalah : 

Bounce Rate =  (jumlah pengunjung yang menelusuri satu halaman saja / jumlah total pengunjung ) x 100%.

Contoh jika jumlah pengunjung yang mengunjungi satu halaman saja sebanyak 5 orang, sedangkan total pengunjungnya 2000 orang per bulan maka bounce ratenya adalah 5/2000 x 100% = 0.25

Jadi nilai bounce rate pada web tersebut hanya 0.25 saja. Tetapi Anda tidak perlu menghitung secara manual, karena beberapa kita bisa menggunakan fasilitas ke tiga seperti Alexa misalnya. 

Lalu bagaimana caranya untuk menurunkan nilai bounce rate sehingga menjadi lebih baik lagi ? caranya adalah sebagai berikut :
  1. Ganti dengan template web yang lebih cepat untuk di akses
  2. Perbanyak link internal
  3. Perbanyak jumlah halaman
  4. Perbanyak Artikel terkait dan
  5. Buat bagaimana website menjadi daya tarik pengunjung agar mau mengakses semua informasi yang berada di website tersebut.

Post a Comment

0 Comments

close